Sabtu, 30 April 2011

SESAT PEMBANGKIT SEMANGAT UMAT

SESAT PEMBANGKIT SEMANGAT UMAT
Oleh Pinka Satria Aqsa
Umur bumi semakin tua, dan era globalisasipun mulai berkuasa membuka lahan rahmat dan rahasia bagi seluruh umat manusia. Saat ini aliran-aliran sesat dan menyimpang telah tumbuh subur di Indonesia. Belum selesai masalah aliran sesat yang satu, sudah muncul aliran-aliran sesat lainnya. Perkembangan aliran sesat ini tentunya sangat berbahaya bagi kehidupan pemuda penerus generasi bangsa. Bukan tidak boleh berpendapat bebas. tapi, karena kebebasan berpendapat pula yang memungkinkan seseorang berpendapat bahwa dirinya tidak pernah salah jika dibandingkan dengan orang lain. Selain itu aliran sesat mempunyai dampak yang sangat berbahaya. Diantaranya: dapat merusak aqidah, citra agama, tatanan sosial, persatuan umat, hubungan keluarga, dan merusak pola pikir manusia yang berujung pada sebuah keinginan memudahkan semua jalan serta menghalalkan semua cara dalam kehidupannya.
Maraknya aliran sesat yang tumbuh subur di Indonesia, kini sedang pesta panen di aceh. Sebenarnya aliran sesat ini bukan baru merambah di aceh pada tahun ini, menurut perkiraan saya aliran sesat ini pertama kali telah menanam biji unggulannya di ladang aceh pada saat derasnya arus relawan yang berdatangan ke aceh ketika musibah gempa dan Tsunami. Masalahnya, baru pada tahun ini aliran sesat panen dan berani mempublikasikan jati dirinya. Dan ini adalah masalah besar yang akan mengancam aqidah masyarakat aceh khususnyapada kaum muda.
Ternyata penyebar aliran sesat ini memiliki strategi yang cukup handal. Mereka mengelabui dan mencuci otak kaum muda dengan berbagai cara.diantaranya, melakukan kegitan pengajian secara tertutup, dan diskusi yang menyelipkan pemahaman baru yang dapat mempengaruhi aqidah umat islam. Karena mereka tahu kaum muda masih labil dan gampang untuk dipengaruhi. Apalagi masyarakat aceh sekarang belajar agama hanya mendalami kulit buku saja, Bukan memahami isi buku dan merealisasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga sulit untuk mengimplementasikannya. Ditambah lagi dengan iming-iming mempermudah cara menunaikan ibadah kepada Allah SWT ,bahkan yang lebih anehnya lagi meninggalkan segala kewajiban .hal tersebut Membuat kaum muda senang menghabiskan waktunya hanya untuk urusan duniawi dan mulai lupa dengan hari akhir.
Dengan maraknya aliran sesat dikalangan remaja, memungkinkan aliran ini sangat cepat berkembang pesat di Masyarakat Dan semakin dalam menancapkan pemahamannya, lalu mempengaruhi teman-teman terdekat bahkan keluarga untuk bergabung dalam komunitas sesat.
Ironisnya, pembuktian terhadap aliran sesat ini memang jelas-jelas tidak masuk akal. Dan pengklaimman terhadap aliran sesat tidak sesuai dengan pengetahuan agama yang cukup, hanya mengembangkan dasar pemahaman dan pernyataan yang belum jelas asal usulnya. Pemerintah aceh memang telah membahas bahkan telah menetapkan adanya aliran sesat yang terus berkembang di kalangan masayarakat aceh. Namun sepertinya pemerintah aceh tidak cepat tanggap sebelumnya, hal ini menjadi terlihat konyol dan memalukan. Karena Aceh telah dikenal masyarakat luas adalah kota islami yang bermartabat dengan klaim 100 persen Islam. Selama ini dimana kesadaran kita?
Hal ini menjadi sebuah introspeksi bagi pemerintah Aceh khususnya kita sendiri. Sebenarnya pengaruh terhadap aliran sesat yang berdampak pada rusaknya aqidah umat tidak perlu dikhawatirkan. Hal utama yang harus diketahui adalah bagaimana kita diuji untuk tetap kuat pendirian pada Agama kita. Dan otomatis harus mempunyai benteng keimanan yang kokoh. Demikian pula pengaruh pendangkalan aqidah yang selalu berjalan lancar seiring berputarnya jarum jam. Seharusnya umat islam sekarang tidak lagi bangga dengan status islam dan ilmunya yang hanya sebatas kulit buku. Melainkan menjadi sebuah tantangan untuk menjadi umat islam sejati yang benar-benar paham ilmu dan hukum Islam. Fenomena yang terlihat sekarang adalah umat islam khususnya masyarakat Aceh belum mau menjadikan momen perkembangan aliran sesat ini menjadi pembangkit semangat umat untuk bersatu membentengi keimanan. Jika tidak dimulai dari sekarang kapan lagi?
Beredarnya aliran sesat semata-mata bukanlah kesalahan pemerintah semata. Melainkan pribadi kita juga harus peka terhadap aliran sesat. Bagaimana cara kita membentengi diri maupun saudara kita untuk tidak mengikuti aliran tersebut. Zaman ini memang memberikan banyak tantangan bagi kita,sekaligus memberi hikmah bagi yang menyadarinya. sehingga dapat membuat kita gampang terpengaruh dengan berbagai kesenangan dunia. Jangan pernah bosan berpikir jika lingkungan sekitar kita terus mengincar mangsanya yang dapat dijadikan budak kebodohan dunia, tidak membedakan kasta antar manusia, sekalipun ia adalah anak imam mesjid. Jika ada kesempatan mengapa tidak aliran sesat mengalir cepat dalam darah kita. Buktinya saja aliran sesat di Aceh berkembang pesat dikalangan muda yang menunutut ilmu di Pasanteren atau tempat pendidikan Islam lainnya.
Jika kita sadar dan memahami permasalahan ini, maka kita akan menyadari tumbuhnya aliran sesat ini membawa hikmah tersendiri bagi umat Islam. Dan menjadi sebuah sarana pemersatu umat untuk tetap semangat manjalankan segala aturan islam sebagaimana yang telah di perintahkan Allah SWT. Dan bersama-sama menanamkan ajaran islami yang kuat pada generasi muda yang akan melanjutkan kelangsungan hidup di masa depan. Jangan sampai kemunculan aliran sesat ini membuat umat Islam terpecah belah. Hanya karena perbedaan pandapat sunat dalam ibadah.Umat islam tidak membeda-bedakan kasta. Bahkan perbedaan tersebut dijadikan sebuah rahmat yang dapat memperkuat tali persaudaraan.
Dan secara tidak langsung , maraknya aliran sesat ini merupakan teguran Allah SWT. Agar kita tidak terlalu sibuk dengan urusan dunia dan mulai memperhatikan urusan agama. Sesat juga membawa hikmah bagi kita yang menyadarinya, karena sebuah penelitian tidak akan berhasil jika tidak pernah sesat atau gagal. Demikian pula dengan aliran sesat yang membuat umat Islam di Aceh terbangun dari tidurnya.
Masalah yang ada adalah sebuah hal yang harus kita hadapi dan pastinya ada jalan untuk menyelesaikannnya. Tidak ada jalan lain selain meramaikan balai pengajian dan terus melantunkan ayat suci Al-Qur’an dalam masyarakat. Buatlah sedikit tempat pada jadwal harian untuk menebalkan iman dan mengasah kemampuan. Menipisnya keimanan merupakan sebuah penyebab lunturnya etika umat. Maka, peredaran aliran sesat ini menuntun umat Islam di Aceh Kembali kepada sunatullah.Jadi berpegang teguhlah pada Al-Qur’an dan Hadist sebagaiman ayng telah diperintahkandan buatlah Islam bangkit!


Banda Aceh, 19 April 2011

0 komentar:

Posting Komentar